Kamis, 26 November 2020
Home/ Berita/ Kreasi Siswa MTs Al-Mu’min, Gunakan Ekstrak Bunga Terompet sebagai Pestisida Nabati

Kreasi Siswa MTs Al-Mu’min, Gunakan Ekstrak Bunga Terompet sebagai Pestisida Nabati

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TEMANGGUNG – MTs Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung kembali meraih prestasi di Bidang Riset. Fatiha Jihad Najma Azzahra beserta Zahra Kurnia Ramadhani dan Rumaisya Hadana Ulya lolos 10 besar Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Natural Science Education Fair (Nasa Fair) 2020 yang diselenggarakan oleh HIMA IPA Universitas negeri Yogyakarta (UNY). 

Judul karya tulis yang dinilaikan oleh Fatiha beserta rekannya adalah “Efektivitas Ekstrak Bunga Terompet (Brugmansia suaviolens) sebagai Pestisida Nabati Pembasmi Ulat Jambu.” Proses pembuatan Karya Tulis dan ekstrak Bunga Terompet yang dilakukan selama pandemi. Pelaksanaan percobaan dan pembimbingan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan selama masa pandemi.

Fatiha bersama rekannya melihat permasalah disekitar lingkungan sekolah yang menjalankan program adiwiyata. “Dari hasil observasi yang kami lakukan terdapat permasalahan yang mengintai khususnya pada tanaman pucuk merah yaitu adanya serangan ulat jambu. Cara pembasmian konvensional yang biasa dilakukan yaitu dengan pestisida kimia,” ujar Fatiha saat ditemui redaksi Muhammadiyah.or.id Ahad (8/11).

Namun, lanjut Fatiha, pestisida berbahan kimia memiliki dampak negatif bagi manusia dan lingkungan. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan.

Bunga terompet memiliki sifat antikolinergik yang dapat menyebabkan halusinasi parah dan efek kesenangan sesaat. Hal ini menjadi salah satu alasan bagi peneliti untuk membuat ekstrak bunga teromet menjadi pestisida alamai. 

“Pestisida nabati relatif mudah dibuat dengan bahan dan teknologi yang sederhana. Bahan bakunya yang alami/nabati membuat pestisida ini mudah terurai (biodegradable) di alam sehingga tidak mencemari lingkungan. Pestisida ini juga relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang,” jelas Fatiha.

Pada uji coba sempel yang diberi perlakuan dengan ekstrak bunga terompet seluruh ulat jambu mati. Hanya saja sempel yang terbukti paling efektiv adalah dengan perbandingan ekstrak bunga terompet dan air yaitu 8 ml:10 ml yaitu ulat jambu mengalami kematian pada hari ketiga malam. 

“Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak bunga terompet (Brugmansia suaviolens) terbukti efektif sebagai pestisida nabati pembasmi ulat jambu (Trabala vishnou),” pungkasnya. (syifa)

Sumber : Riza Fitroh K./ Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *