Minggu, 01 November 2020
Home/ Berita/ Dadang Kahmad Sebut Lima Karakter Membangun PTM yang Unggul

Dadang Kahmad Sebut Lima Karakter Membangun PTM yang Unggul

MUHAMMADIYAH.ID, CIREBON – Mensyukuri usia Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) ke-20 tahun, Sabtu (19/9) Ketua Umum PP Muhammadiyah mengapresiasi rektor beserta jajaran dan pihak terkait UMC yang tulus ikhlas membesarkan dakwah Persyarikatan.

“Penghargaan pada Pak Khoirul Wahidin yang membawa UMC maju dan ke depan sebagai center of excellence dan kebanggaan semua, Muhammadiyah Jawa Barat. Ini berkat kegigihan. Pak Wahidin haturnuhun atas segala jerih payah yang luarbiasa membuat UMC maju termasuk dalam pengembangan fisik akademik dan peran di dalam masyarakat,” pesan Haedar.

Karena itu Haedar berpesan agar terus membangun kebersamaan dalam menghadapi tantangan yang niscaya semakin kuat.

“Ketika kita prihatin melangkah dari bawah kebersamaan menjadi kuat, tapi setelah kita kuat justru godaan datang dari dalam maupun luar karena itu selalu seksama, bangun kebersamaan, bangun sistem yang baik, dan jangan sampai capaian dan keberhasilan itu diganggu oleh siapapun,” pesannya.

Menyambung Haedar, Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad turut mengapresiasi kegigihan Rektor dan jajarannya dalam membawa nama Muhammadiyah.

“Sebelum tahun 2000 belum ada universitas Muhammadiyah di Jawa Barat. Saat itu baru 17 sekolah tinggi sehingga menjadi pertanyaan dari PWM lain kok Jawa Barat belum ada? 28 September 2000 berdiri,” kenang Dadang.

Mengawali pendirian universitas sebagai pusat keunggulan, UMC menurut Dadang benar-benar berangkat dari keprihatinan dan keterbatasan sebagaimana usaha pembangunan Universitas Muhammadiyah lainnya.

Setelah UMC berdiri, lalu lahir tiga Universitas Muhammadiyah lain di Jawa Barat yakni di Sukabumi, Tasikmalaya dan Bandung.

Lima karakter pembangunan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yakni kesabaran, kejujuran, taat asas, berani mengeluarkan harta di jalan Tuhan hingga rendah hati dan terbuka untuk mengakui kesalahan menurut Dadang mampu membawa PTM menjadi maju di antara lainnya.

Terakhir, di masa pandemi, tugas PTM kini menurut Dadang selain menjaga prestasi yang ada adalah mengembangkan pendidikan dalam sistem digital yang masih kalah dengan pihak swasta. Ke depan, Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi pelopor di bidang digital learning. (afn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *