Selasa, 04 Agustus 2020
Home/ Berita/ Dakwah Muhammadiyah Lhoksumawe Lewat Program Kebun Tani

Dakwah Muhammadiyah Lhoksumawe Lewat Program Kebun Tani

MUHAMMADIYAH.ID, ACEH-- Geliat dakwah Persyarikatan Muhammadiyah bukan hanya menguatkan aqidah dan meneguhkan iman, melainkan juga menggerakkan dan memberdayakan ekonomi dan pengaman pangan masyarakat secara luas.

Hal tersebut terlihat dalam semangat dakwah yang ditunjukkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lhoksumawe. Metode dakwah bil hal diwujudukan dalam bentuk penambahan sarana prasarana di Kebun Tani Muhammadiyah Lhoksumawe yang berada di Dusun Suka Makmur, Desa Jamuan, Kecamatan Bandar Baro Aceh Utara berupa sumur bor.

Dalam rilis yang diterima tim muhammadiyah.id pada (13/7), Jarnawi Syamsuddin, Wakil Ketua PDM Lhoksumawe mengatakan, keberadaan sumur bor yang diwakafkan melalui Muhammadiyah, selain untuk pengairan kebun juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber air bersih untuk warga sekitar.

“Diharapkan ke depannya, hasil pertanian, peternakan dan perikanan yg terintegrasi yg saling mendukung akan memberikan manfaat cukup besar utk dayah, panti asuhan, masyarakat sekitar dan dapat dijadikan bisnis pertanian, peternakan penggemukan ternak dan bisnis perikanan,” katanya

Kebun Tani Muhammadiyah Lhoksumawe memiliki luas lahan sekitar 4,5 Ha yang digarap oleh warga perysraikatan saat ini sedang ditanami jagung, kacang, cabe dan jahe. Kedepan pasca panen, hasil kebun ini akan dimanfaatkan seluasnya untuk kebutuhan umat, warga persyraikatan dan panti asuhan.

Keberadaan sumur bor yang ditempatkan di Dusun Suka Makmur memiliki peran penting, di mana daerah ini merupakan daerah yang tandus karena keberadaan air relatif susah dicari. Sehingga selain peruntukan utama untuk lahan, air sumur bor juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

“Terpenting, Masyarakat sekitar bisa menikmati air bersih serta tidak perlu jauh lagi untuk menjemput air ke rumah masyarakat. Semoga masyarakat bisa menikmati lahan ini, dan inilah salah satu cita-cita Muhammadiyah kesejahteraan masyarakat,” pungkas Jarnawi.

Sementara, Tokoh Masyarakat Suka Makmur, Tengku Fahri mengucap syukur atas perhatian yang diberikan oleh Muhammadiyah kepada masyarakat di lingkungannya. Ia menambahkan, saat ini Dusun Suka Makmur dihuni sekitar 300-an jiwa dengan persoalan mendasarnya adalah sulitnya air bersih untuk keperluan harian.

“Alhamdulillah kini masyarakat dapat menikmati Air dari Sumur Bor yang telah di wakafkan oleh Salah satu Pewakaf dari Organisasi Muhammadiyah Lhokseumawe,” tuturnya. (a'n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *