Minggu, 05 April 2020
Home/ Berita/ Muhammadiyah Glenmore Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah

Muhammadiyah Glenmore Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah

MUHAMMADIYAH.ID, BANYUWANGI -- Pada dasarnya setiap orang atau rukun kematian mempunyai kemampuan dalam merawat orang yang meninggal atau jenazah, namun wawasan pengetahuan tentang kaifiyyah perawatan jenazah haruslah sesuai dengan Putusan Tarjih. Untuk itu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Glenmore, Kabupaten Banyuwangi mengadakan pelatihan perawatan jenazah, Senin (17/8).

Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan pengajian rutin setiap pekan malam selasa ini bertempat di Masjid Syuhada SMK Muhammadiyah 4 Glenmore. Kebetulan salah satu tema yang menjadi bahan kajian bersama pada pekan ini adalah tentang Himpunan Putusan Tarjih (HPT) bab Merawat jenazah.

Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh anggota dan warga PCM Glenmore, Aisyiyah, Takmir masjid, pemuda beserta jamaah pengajian Masjid Syuhada selepas sholat Maghrib. Menjadi narasumber dan instruktur adalah Ali Mukmin dari PCM Genteng Banyuwangi, selain menjadi instuktur pada pelatihan kali ini juga, Ustadz juga sebagai pemateri kajian HPT setiap bulannya.

“Memang perlu jamaah pengajian kita beri materi perawatan, secara teori dulu agar sesuai Putusan Tarjih, namun setelah itu harus ada pelatihan semacam ini agar minimal mereka mengerti ilmu dasar tentang merawat jenazah, sebab saat diterapkan dikeluarga masing-masing, tanpa harus meminta bantuan ustadz dan moden lagi. Karena sejatinya yang lebih utama mengurus jenazah ialah pihak keluarga,” kata Ali Mukmin.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Shiddiq, salah seorang takmir Masjid Syuhada, ada yang berbeda pada pengajian rutin setiap pekan di masjid ini. Sebab biasanya materi yang diberikan berkaitan dengan kajian teoritis terkait fatwa dan dalil yang tertuang dalam buku Himpunan Putusan Tarjih (HPT) untuk dipelajari bersama-sama.

“Namun kali ini ada unsur praktek tentang perawatan jenazah yang membuat jama'ah lebih 'ngeh' dengan pemaparan yang disampaikan oleh intruktur. Sebab biasanya materi yang kita kaji tentang organisasi, hadits, tafsir, dan sebagainya. Tanpa disertai pelatihan praktek,” ujarnya.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Glenmore dan Takmir Masjid Syuhada berharap agar nanti jamaah pengajian yang telah mendapat materi tentang bagaimana memandikan dan mengkafani jenazah, bahkan menguburkan bisa sesuai dengan tuntunan tarjih yang sudah ditetapkan oleh Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sehingga ketika dilaksanakan sendiri maupun bersama dengan Rukun Kematian (RKM) akan membawa manfaat yang sama.

Sumber : Rizky Aji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *