Rabu, 26 Februari 2020
Home/ Berita/ Mahasiswa UMY Gagas Program Jurnalisme Warga Berbasis Promosi Wisata

Mahasiswa UMY Gagas Program Jurnalisme Warga Berbasis Promosi Wisata

MUHAMMADIYAH.ID, BOYOLALI - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pelatihan pembuatan video jurnalisme warga sebagai bagian dari Program Kerja yang terintegrasi dari pengabdian masyarakat di dusun II, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali.

Pelatihan dilakukan guna memberikan pengalaman kepada masyarakat bahwa untuk membuat video promosi wisata tidak harus mahal, tapi bisa hanya bermodalkan handphone dan internet.

Ketua KKN-UMY 150,  Rizqi Akbar Whisnumurti, mengungkapkan, dusun 2 itu terbagi atas 3 tempat, Tegalsruni, Salam, Ngablak.

“Mayoritas masyarakat di dusun 2 itu berprofesi petani dan memiliki sebuah tarian khas boyolali yg disebut Turonggo Seto yg dapat dijadikan wisata budaya ataupun edukasi,” ujarnya pada Ahad (26/1).

Muhammad Muttaqien sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL) serta penanggungjawab pengabdian, mengungkapkan bahwa tujuan dari pelatihan ini selain memberikan pengalaman pembuatan video jurnalis warga kepada masyarakat juga sebagai konten untuk promosi wisata yang ada di desa samiran.

“Saat ini media promosi sudah sangat mudah dijangkau, hanya dengan bermodalkan smartphone dan internet kita sudah dapat membuat video untuk promosi yang dapat diunggah di media social. Diharapkan dengan adanya pelatihan pembuatan video jurnalisme warga ini, maka masyarakat Samiran untuk kedepannya mampu membuat konten-konten dalam bentuk video sebagai media promosi wisata,” jelas Muttaqien.

Sementara itu Sutar sebagai ketua RW 04, memiliki harapan terhadap program kerja yang dilakukan oleh tim pengabdian dan KKN-UMY, terutama dalam mempromosikan desa Samiran melalui kesenian.

“Harapannya semoga dengan adanya proker yang bertemakan jurnalistik serta pelatihannya dapat menjadi ajang menyebar luaskan wisata yang berada di desa Samiran melalui promosi media social dan dapat memperkenalkan tari Turonggo Seto agar generasi muda melanjutkan tongkat estafet serta dalam melestarikan kesenian tersebut,” harap Sutar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *