Rabu, 26 Februari 2020
Home/ Berita/ Haedar Sebut Alasan Muhammadiyah Ingin Mencerahkan Semesta

Haedar Sebut Alasan Muhammadiyah Ingin Mencerahkan Semesta

MUHAMMADIYAH.ID, MALAYSIA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Ahad (26/1) hadiri pelantikan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia periode 2019-2021 bertempat di di Kleb Dewan Sultan Sulaiman, Kuala Lumpur.

Haedar dalam amanatnya menyampaikan, tugas Istimewa PCIM dan PCIA  yang utama adalah sebagai representasi atau konsul Muhammadiyah-‘Aisyiyah di negara-negara PCIM dan  PCIA berada.

“Kalau sudah jadi konsul maka sudah seharausnya PCIM dan PCIA membawa visi dan misi amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dan kami percaya jika PCIM dan PCIA Malaysia dapat mejalankan tugas dan menjadi jembatan penghubung Muhammadiyah dengan pemerintah Malaysia,” ucap Haedar.

Selain itu, hadirnya PCIM dan PCIA juga menjadi markas pembinaan, peningkatan kualitas dan pengembangan dalam membangun ukhuwah, baik dikalangan keluarga besar Muhammadiyah maupun masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia.

“Kami juga percaya PCIM dan PCIA Malaysia dalam kepengurusannya akan  berjalan dengan solid, dan inshaallah akan rukun, dan damai,” ujar Haedar.

Haedar juga mengatakan bahwa Muhammadiyah dengan seluruh keluarga besarnya satu diantara misi dakwahnya yakni membawa kemajuan bagi umat maupun bangsa bagi semesta.

“Tugas ini memang berat, karena memang tugas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah itu menjalankan tugas-tugas yang berat,” ujarnya.

Sementara dalam hal memajukan Indonesia, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah itu bukan akan, tetapi telah berbuat untuk memajukan Indonesia.

“Soal akan terus berbuat yang terbaik memajukan Indonesia,” tegas Haedar.

Haedar juga menyampaikan, dalam aspek mencerahkan semesta, Muhammadiyah ingin menebarkan nilai-nilai islam, alam pikiran, dan langkah-langkah yang kecil namun bisa membawa pada pencerahan secara universal.

“Apa hebatnya TK ABA didirikan di Kairo dan Malaysia? Karena pendidikan usia dini yang akan menjadi pondasi awal dalam membangun generasi, apalagi nanti kalau Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) berdiri, maka akan menjadi jejak sejarah bagi Muhammadiyah dalam mencerahkan semesta,” jelas Haedar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *