Sabtu, 07 Desember 2019
Home/ Berita/ Saatnya Kaum Milenial Bergerak Membawa Perubahan

Saatnya Kaum Milenial Bergerak Membawa Perubahan

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL – Pesantren Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (Persada UAD) membakar perubahan kaum millenial melalui Talkshow Generasi Millenial Berkemajuan yang menghadirkan Shearly Annavita Rahmi, Millenial Influencer di Masjid Islamic Center UAD, pada Jum’at (29/11).

Disampaikan Mudir Persada UAD, Thanthowi, talkshow ini sebagai bentuk menginspirasi kaum millenial khususnya di UAD untuk melakukan perubahan.

“Dari ratusan mahasiswa-mahasiswi yang hadir, semoga melalui talkshow ini bisa memberikan percikan positif untuk perubahan,” harapnya.

Dalam talshownya Sherly Annavita Rahmi, Millenial Influencer mengajak mahasiswa-masiswi yang sebagaian besar adalah kaum millenial untuk berbangga diri bisa menemba ilmu dan berproses di Yogyakarta.

Ia menyebutkan, Presiden ke-2 Indonesia Soeharto yang lahir di Yogyakarta, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berproses di Yogyakarta, Gubernur DKI Anies Baswedan dari Yogyakarta dan kuliah  Yogyakarta, hingga Presiden Jokowi pun kuliah di Yogyakarta.

“Jadi sudah terbukti bahwa di kota ini, Yogyakarta telah melahirkan orang-orang besar. Inilah alasan kenapa kalian (kaum millenial) harus berbangga kuliah di Yogyakarta,”kata Sherly.

Mengenai millenial berkemajuan, Sherly memaparkan, anak muda memang tidak pernah menawarkan sesuatu yang dibelakang akan pengalaman dan sedikit ilmunya tetapi anak muda menawarkan masa depan itulah yang identik dengan kaum millenial.

Mengenai peran penting kaum millenial atau pemuda, Sherly menguraikan hal ini sudah diprediksi oleh Nabi Muhammad SAW dalam pesannya kepada pemuda muslim, sejak ribuan tahun yang lalu.

“Dalam bukunya Micheal Hart menyebutkan 100 tokoh paling berpengaruh di dunia dan orang pertama adalah Nabi Muhammad SAW. Bahkan kata ini sudah diamini oleh para filsuf barat, yaitu ‘pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan”,  urainya.

Dosen Universitas Paramadina Jakarta itu juga mencontohkan bagaimana kiprah pemuda melakukan perubahan, seperti Malcolm X tokoh Muslim Afrika-Amerika dan aktivis HAM yang dalam hidupnya memperjuangkan persamaan derajat antara kulit hitam dan kulit putih.

 “Kalau mau melakukan perubahan kaum millenial harus serius dan menekuni apa yang menjadi dibidangnya dan mencari mentor (guru) untuk mendukung minat dalam bidang yang ditekuni. Jika itu dilakukan, millenial hari ini akan melakukan perubahan yang berpengaruh dikemudian hari,” katanya. (andi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *