Sabtu, 07 Desember 2019
Home/ Berita/ Nasyiatul Aisyiyah Gagas Gerakan Keluarga Muda Tangguh

Nasyiatul Aisyiyah Gagas Gerakan Keluarga Muda Tangguh

MUHAMMADIYAH. IDPALEMBANG- Gerakan perempuan memiliki posisi penting dalam pembangunan bangsa, sehingga dari waktu ke waktu harus menerjemahkan kembali visi dan misinya sesuai konteks perkembangan zaman. Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah (usia keanggotaan 17-40 tahun) yang telah berusia 91 tahun saat ini, telah melakukan revitalisasi dan kontekstualisasi visi dan misinya dalam sejarah panjang perjuangan perempuan dan kontribusinya bagi pembangunan bangsa. 
 
Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Diyah Puspitarini mengatakan, maka dari itu, Nasyiatul Aisyiyah menggelar Tanwir sebagai permusyawaratan tinggi di bawah Muktamar dengan tujuan untuk melakukan reaktualisasi dan rekontekstualisasi visi gerakannya sekaligus ajang silaturahmi dengan perwakilan Nasyiatul Aisyiyan dari 32 Provinsi.
 
Saat ini, Nasyiatul Aisyiyah menggelar Tanwir ke -2 dalam periode kepemimpinan 2016-2020, dengan mengangkat tema “Gerakan Keluarga Muda Tangguh untuk Kesejahteraan Bangsa”. Tanwir -2 Nasyiatul Aisyiyah ini akan dilaksanakan selama 4 hari mulai dari Pra Tanwir (agenda pendahulu sebelum Tanwir) pada tanggal 7 November dengan 4 (empat) kegiatan pelatihan/workshop tentang keprotokolan, workshop kemitraan dan pengembangan organisasi, workshop liteasi, dan workshop administrasi dan kesekretariatan yang berlokasi di Universitas Muhammadiyah Palembang dan Ma’had Sa’ad bin Abdul Waqash.
 
Lalu dilanjutkan agenda utama Tanwir -2 Nasyiatul Aisyiyah pada tanggal 8-10 November 2019 di Hotel Swarna Dwipa, Kota Palembang, Sumatera Selatan. 
 
Sedangkan untuk agenda tanwir 2 itu sendiri, akan membahas tentang isu-isu perempuan dan kebangsaan, merumuskan strategi dan menyusun rekomendasi untuk penguatan peran Nasyiatul Aisyiyah untuk perempuan dan kelompok rentan dalam keumatan dan  pembangunan. Isu yang diangkat secara luas dalam berbagai sektor mulai dari isu ketangguhan keluarga, pengembangan ekonomi kreatif perempuan, kerjasama lintas sektor, dan lainnya.
 
Tanwir-2 Nasyiatul Aisyiyah ini akan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional antaralain lain Ketua Umum PP Muhammadiyah, yaitu Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah yaitu Noorjannah Djohantini, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menteri PMK) Bp. Prof. Muhajir Effendy, Dien Syamsudin (MUI sekaligus Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2012-2016, Bp. Zulkifly Hasan (Ketua MPR RI periode 2014-2019), Bp. Sandiaga S, Uno serta tokoh lainnya, serta BKKBN dan tentu saja Nahkoda Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah 2016-2020 yaitu Dyah Puspitarini. 
 
"Tanwir ini terselenggara atas kolaborasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, Angkatan Muda Muhammadiyah Sumsel, UMP, dan pihak lainnya. Hasil tanwir nantinya akan menjadi rekomendasi tak hanya bagi pengembangan Gerakan Nasyaitul Aisyiyah, namun juga  rekomendasi dalam rangka merespon perkembangan sosial-politik Indonesia saat ini," jelas Diyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *