Kamis, 24 Oktober 2019
Home/ Berita/ Ulama Sunni Irak: Nama Muhammadiyah Tidak Asing di Irak

Ulama Sunni Irak: Nama Muhammadiyah Tidak Asing di Irak

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA - Bertujuan menjalin hubungan silaturahim, Delegasi Majelis Ulama dan Fatwa kaum Sunni Irak berkunjung ke Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta, Selasa (17/9).

Disambut oleh Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, perwakilan delegasi Syaikh Hussain Ghazi al-Mara’I menyatakan bahwa nama Muhammadiyah bukanlah nama yang asing bagi kaum muslimin di Irak.

“Ini kali pertama kami datang ke Indonesia dan Jakarta. Kami telah mendengar nama Muhammadiyah dan ingin mendengar banyak strategi dakwah, fikih dan pikiran Muhammadiyah. Ini adalah bentuk silaturahim antara ulama karena ilmu saling bersilaturahmi antara pemiliknya,” ungkap Hussain Ghazi.

Menyambut baik kedatangan mereka, Anwar Abbas menjelaskan bahwa organisasi yang menaungi delegasi Irak itu adalah setingkat dengan Majelis Ulama Indonesia terutama dalam bidang perbandingan fikih dan penyusunan fatwa khusus untuk masyarakat Islam Sunni di Irak.

“Peran mereka seperti MUI, fatwa-fatwanya didengar oleh pemerintah dan masyarakat yang beraliran Sunni. Selain untuk memperkuat silaturahim, mereka sudah lama mendengar nama Muhammadiyah dan terkesan dengan Muhammadiyah yang sudah berumur satu abad dan memiliki banyak amal usaha,” jelas Anwar.

Menambahkan, Wakil Ketua Biro Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah Muhyidin Junaidi berharap ke depan ada kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan Dewan Majelis Fatwa Irak.

”Kami berharap ke depan ada semacam MoU tukar menukar mahasiswa dan staf pengajar terutama dalam bidang Islamic Studies, mudah-mudahan membuka jalan bagi Muhammadiyah,” imbuhnya. (afandi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *