Kamis, 19 September 2019
Home/ Berita/ Peran Tokoh Muhammadiyah Membangun Peradaban

Peran Tokoh Muhammadiyah Membangun Peradaban

MUHAMMADIYAH.ID, KUDUS – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kudus mengajak pemuda khusunya Pemuda Muhammadiyah untuk terus mengambil semangat para tokoh Muhammadiyah pendahulu yang sudah berperan terhadap Muhammadiyah dan ikut memajukan bangsa.

Hal ini dilakukan dengan menggelar Diskusi dan Bedah Buku “Percik Pemikiran Tokoh Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan” berlangsung di Aula Muhammadiyah Kudus, pada Ahad (8/9).

Diskusi dan bedah buku ini sekaligus dalam rangka memeriahkan Musyawarah Daerah (Musyda) periode Muktamar ke-XVII PDPM Kudus menghadirkan langsung Dadang Kahmad, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Majelis Pustaka dan Informasi.

Dalam paparannya Dadang mengatakan, banyak tokoh Muhammadiyah berpengaruh dalam membangun peradaban di Indonesia. Salah satunya KH. Ahmad Dahlan. Selain itu, kata Dadang sang pendiri Muhammadiyah juga telah memberikan inovasi dalam perkembangan pendidikan tanah air.  

KH. Ahmad Dahlan papar Dadang, sudah mendirikan sekolah sebelum Muhammadiyah berdiri. Untuk konsep sekolahnya, ulama asal Yogyakarta itu membuat tempat belajar  yang memadukan pelajaran Islam dan pengajaran umum.

Di dalam buku itu, urai Dadang, ada tiga hal inti yang dipikirkan oleh para tokoh-tokoh Muhammadiyah. Yang pertama setiap pemikiran tokoh dalam mendirikan pergerakan diriingi niat berdasarkan kemanusiaan. Dadang memberikan contoh  seperti pendirian rumah sakit PKU, Lazismu dan tim penanggulangan bencana. Poin kedua Muhammadiyah mengajak untuk mengarungi samudra kelilmuan.

“Poin  ketiga tokoh Muhammadiyah mengenalkan spiritualitas yang tinggi kepada umat. Hal ini dibagi menjadi dua bagian Esoteris dan Eksoteris. Yaitu mempelajari nilai agama dari luarnya saja belajar agama agar merusak ke dalam kalbu,”paparnya.

Dadang juga mengimbau kepada audience yang hadir khusunya kepada pemuda dan aktifis muda Muhammadiyah untuk selalu membaca buku. Lantaran buku menjadi jendela ilmu dan memperkaya pengetahuan pembaca.

Sementara itu, Ketua PDPM Kudus, Jamaluddin Kamal mengungkapkan, kegiatan diskusi dan bedah buku ini menjadi upaya mengingat keilmuan pemuda Muhammadiyah agar para anggota Muhammadiyah bisa tahu dan ikut meneladani para tokoh-tokoh yang telah berjasa dulu. Khususnya para tokoh Muhammadiyah.

“Dadang Kahmad, Ketua PP Muhammadiyah merupakan salah satu penyusun buku tersebut. Jadi momennya begitu pas saat menyampaikan buku ‘Percik Pemikiran Tokoh Muhammadiyah untuk Indonesia Berkamajuan’ itu, “ungkapnya.

Dia berharap dengan diadakannya diskusi tersebut, pada kader muda Muhammadiyah bisa terpantik semangatnya. Juga ikut meneladani para tokoh Muhamamdiyah. Selain itu kader muda bisa meyumbangkan karya te rbaik Indonesia dan organisasi Muhammadiyah.  (Andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *