Jum'at, 19 April 2019
Home/ Berita/ Kader Muhammadiyah Harus Produksi Konten Baik

Kader Muhammadiyah Harus Produksi Konten Baik

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Perkembangan teknologi informasi hampir tidak bisa di bendung karena ia terus berkembang, terlebih dalam era Post-Truth dimana- mana informasi banyak hoax atau dis-informasi. Untuk menghindari adanya hal ini kader-kader Muhammadiyah harus gencar memproduksi konten baik di media sosial.

Hal itu disampaikan oleh Pegiat Media yang sekaligus Anggota MPM PP Muhammadiyah, Budhi Hermanto dalam Diskusi Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, pada (8/2/2019) di Aula Gedoeng Moehammdijah, Jl. KH Ahmad Dahlan Yogyakarta yang membahas materi ‘Kuasa Media era Post Truth: Modus dan Model Penindasan terhadap kamu Marginal’.

“Dalam era post truth dimana banyak masyarakat banyak yang mencari adanya pembenaran, membuat adanya disinformasi. Di sinilah kader-kader Muhammadiyah hadir dan memproduksi konten kebaikan di media,” ungkapnya.

Pola komunikasi terus mengalami perubahan dari media konvensional yang mulai terdisrupsi dengan kehadiran media digital dan didukung ragam platform media sosial sebagai kanal komunikasi baru. Hal ini harus di manfaatkan betul oleh kader Muhammadiyah.

“Misalnya, kader Muhammadiyah harus membuat platform hasil pertanian organik melalui aplikasi sebagai pemberdayaan bagi petani,” ungkapnya.

Pegiat Media yang aktif di Perkumpulan Masyarakat Peduli media itu menyarankan agar anak-anak muda khususnya kader Muhammadiyah untuk terlibat aktif dan mengkampanyekan literasi digital karena media yang saat ini ada tak cukup banyak yang mengedukasi publik.

Sesi terakhir diskusi Budhi menyarankan agar anak-anak muda kader Muhammadiyah mengimbangi media sosial yang mana dihadapkan dalam era post truth. Pertama, harus mempunyai literasi yang  baik dan kurangi bermain media sosial. Kedua, bagikan konten-konten baik di media sosial dan mengajak kebaikan.  (Andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *