Selasa, 18 Desember 2018
Home/ Berita/ Hadapi Revolusi 4.0 SMK Muhammadiyah Purworejo Siapkan SDM Berkualitas Internasional

Hadapi Revolusi 4.0 SMK Muhammadiyah Purworejo Siapkan SDM Berkualitas Internasional

MUHAMMADIYAH.ID, PURWOREJO – SMK Muhammadiyah Purworejo terus mendorong agar sekolah siap dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Hal ini dilakukan dengan menggelar seminar internasional bertajuk Developing Vocational Education Training Toward The Profesional Edupreneurship For Fashing Industrial Revolusi 4.0, pada Senin (3/12) di Hotel Suronegaran, Purworejo.

Seminar ini terselenggara berkat kerjasama SMK Muhammadiyah Purworejo dengan Magister Pendidikan Guru Vokasi Universitas Ahmad Dahlan (MPGV UAD) Yogyakarta dan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia yang menghadirkan pembicara diantaranya Mohammed Nor Ahzari bin Azman dan Arman Shab bin Abdullah dari UPSI Malaysia dan Bambang Noor Achsan Kristiyanto dari UAD Yogyakarta.

Zhulhikmah Asobari, Kepala SMK Muhammadiyah Purworejo berharap adanya seminar internasional ini dapat memberikan manfaat dan memberikan bekal kepada guru-guru SMK dalam menyiapkan anak didik agar benar-benar siap dalam menghadapi revolusi industry 4.0.

“Guru SMK harus siap dengan perubahan yang cepat di era ini terutama perubahan di era revolusi industry 4.0 yang begitu deras, dimana bila tidak bisa terus bergerak akan berinovasi akan tergilas oleh zaman,” harapnya.

Seminar itu dibuka oleh Ketua Majelis Dikdasmen PDM Purworejo Sutarja. Ia, dalam salam sambutannya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menyambut revolusi 4.0, khusunya guru SMK dengan mempersiapkan anak didiknya menjadi pribadi yang kompeten.

Acara ini dilanjutkan dengan penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) antara SMK Muhammadiyah Purworejo dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Dalam kerjasama ini UAD Yogyakarta berperan sebagai penghubung menjalin kemitraan.

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen SMK Muhammadiyah Purworejo untuk bergerak dan memperluas jaringan sebagai upaya penyelenggaraan pendidikan kejuruan yang baik dan berkualitas.

Seminar internasional diikuti 94 peserta yang terdiri dari guru-guru SMK dari Purworejo, Magelang, Kebumen, Purbalingga dan Wonosobo. (Andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *