Senin, 22 Oktober 2018
Home/ Berita/ Ikhtiar Muhammadiyah Memajukan Pertanian Indonesia

Ikhtiar Muhammadiyah Memajukan Pertanian Indonesia

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Memperingati Hari Tani Nasional (HTN) yang jatuh pada tanggal 24 September 2018,  Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah M. Nurul Yamin mengimbau agar peringatan ini jangan hanya sekadar seremoni dan simbolik semata.

Yamin mengatakan agaknya ironis negeri yang dikenal gemah ripah loh jinawi (red : kekayaan yang akan membawa kemakmuran, ketentraman, kesejahteraan dan kedamaian bagi masyarakat seutuhnya) ini masih bergantung pemenuhan kebutuhan pangannya pada impor.

“Hal ini tentu karena ada yang salah dalam kebijakan pangan kita dan nampaknya kebijakan itu terus terpelihara pada setiap rezim,” tegasnya.

Yamin menegaskan bahwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah sedang menggelorakan jihad kedaulatan pangan dan mengimbau kepada Pemerintah untuk berhenti impor beras dan kebutuhan pangan yang bisa dipenuhi oleh petani dan pertanian sendiri.

“Sebagai upaya jihad kedaulatan pangan tersebut MPM PP Muhammadiyah telah melakukan beberapa kegiatan, diantaranya Tanam Raya Padi bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada beberapa waktu yang lalu. Di samping itu juga akan diselenggarakan Workshop Pengembangan Usaha Tani yang insya Allah akan diselenggarakan pada 29 September 2018,” papar Yamin.

Diakhir Yamin juga menjelaskan bahwa semua kegiatan itu dimaksudkan agar pertanian dan petani Indonesia menjadi subyek dan bukan menjadi obyek dalam setiap derap dinamika sosial politik.

“Untuk itu petani yang tergabung dalam Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) dituntut memiliki kemandirian yang meliputi kemandirian kelembagaan tani dan usaha tani,” pungkasnya. (Syifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *