Rabu, 12 Desember 2018
Home/ Berita/ Capaian Prestasi SMP Muhammadiyah Kottabarat Menjadi Magnet Tersendiri

Capaian Prestasi SMP Muhammadiyah Kottabarat Menjadi Magnet Tersendiri

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURAKARTA - Sejumlah rombongan guru dari tiga SMP Muhammadiyah di Yogyakarta melakukan kunjungan silaturahim dan studi banding ke SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta pada Sabtu (22/9). Ketiga sekolah tersebut antara lain, SMP Muhammadiyah 1 Depok, SMP Muhammadiyah 1 Sleman, dan SMP Muhammadiyah 1 Pakem, Yogyakarta.

Hasanudin Kepala SMP Muhammadiyah 1 Sleman menjelaskan bahwa tujuan silaturahim ini untuk belajar tentang program-program peningkatan prestasi terutama kualitas hasil Ujian Nasional siswa kelas 9.

“Kunjungan dan silaturahim yang kami lakukan untuk belajar tentang program-program prestasi terutama peningkatan kualitas hasil Ujian Nasional siswa kelas 9, dan pula agar tertular aura-aura positif dalam hal prestasi,” kata Hasanudin.

Muhdiyatmoko Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menyambut baik kunjungan tersebut. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa selama dua tahun ini sekolah mencapai peringkat pertama UN di Kota Surakarta.

Adapun pamer hasil berdasarkan UN SMP/MTs Tahun Pelajaran 2017/2018 se-Provinsi Jawa Tengah bahwa sekolahnya mampu mempertahankan peringkat ketiga dari 4977 sekolah negeri dan swasta se-Jawa Tengah.

Kalau tahun kemarin sekolahnya juga menduduki peringkat ke-18 nasional. Untuk mencapai prestasi tersebut maka kuncinya adalah kerja jamaah dan mau kerja keras. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kualitas sumber daya manusia dalam suatu lembaga itu penting dan harus ditingkatkan seperti guru harus memberikan pelayanan prima kepada para siswa, membangun komunikasi yang baik kepada orang tua, dan mau bekerja sama dengan guru yang lain.

“Tidak ada yang merasa menjadi nomor satu dalam suatu lembaga. Kalau sudah ada yang merasa seperti itu maka awal keruntuhan lembaga tersebut. Maka prinsipnya adalah mau kerja keras dan kerja jamaah,” tutur Muhdiyatmoko.

Sumber: Aryanto

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *