Rabu, 12 Desember 2018
Home/ Berita/ Cerita Alumni FKIP UMS Mengabdi Untuk Negeri: Pejuang Pendidikan di Pulau Alor

Cerita Alumni FKIP UMS Mengabdi Untuk Negeri: Pejuang Pendidikan di Pulau Alor

ALOR, MUHAMMADIYAH.OR.ID ― Pesona eksotisme indah yang dimiliki oleh alor memikat banyak wisatawan yang ingin mengunjungi tempat tersebut.

Ada yang mengatakan bahwa ditanah ini adalah tanah surga karena didalamnya terdapat indahnya alam, budaya dan tradisi masyarakat. Tetapi dibalik indahnya eskotisme tersebut ternyata ada sebuah ironi yaitu jauhnya sentuhan pendidikan di tanah ini.

Hal ini dikarenakan rendahnya tingkat perekonomian dan jauhnya dari pusat kota.

Kisah pejuang pendidikan yang bernama vera ertiana yang sekaligus alumni PGSD FKIP UMS menjadi garda terdepan untuk membuka gerbang pendidikan ditanah alor.

Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna memenuhi kebutuhan pendidikan bangsa, vera ertiana ditempatkan di desa padang panjang kecamatan alor timur kabupaten alor.

“Sarana dan prasarana yang tidak ada membuat anak-anak di desa padang panjang sulit untuk bersekolah, bahkan kebutuhan listrik pun juga tidak ada dan apabila bersekolah juga tidak memakai seragam. Hal ini seperti dikisahkan pada film Denias yang ditunjukkan kepada anak-anak untuk semangat bersekolah lagi” Ungkap Vera.

Selain itu, Vera juga berharap setidaknya anak-anak di desa Padang Panjang minimal bisa membaca, menulis dan berhitung serta cinta pada tanah air.

Cerita diatas merupakan penggalan kisah singkat yang dilakukan oleh sang pejuang pendidikan, Vera. Untuk melihat video lengkap tentang kisah perjuangan Vera, silakan tonton video berikut:

Sumber Foto dan Video: NET.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *