Senin, 19 November 2018
Home/ Berita/ Meski Sempat Diguyur Hujan, Penutupan Program Ekspedisi Zakat Lazismu untuk Maluku Berlangsung Khidmat

Meski Sempat Diguyur Hujan, Penutupan Program Ekspedisi Zakat Lazismu untuk Maluku Berlangsung Khidmat

MUHAMMADIYAH. OR. ID, KULUR - Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) bekerjasama dengan Badan Zakat Nasional (Baznas) menggelar acara penutupan kegiatan ekspedisi zakat untuk Maluku pada Jumat (14/9) di Lapangan Desa Kulur, Kecamatan Saparua, Maluku Tengah.

Meski sempat diguyur hujan, acara penutupan tetap berlangsung khidmat. Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Lazismu Pusat, Hilman Latief, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku, Abdul Haji Latua, Sekretaris Lazismu Pusat, Mahli Zainuddin, Pendeta Gereja Eben
Haezer Nus Latumahina, serta jajaran pemerintah daerah Saparua.

Disampaikan Hilman, Muhammadiyah berdasar putusan Muktamar di Makassar berkomitmen untuk terus mengurangi kesenjangan di daerah-daerah pedalman, salah satunya yakni di Maluku.

"Putusan Muktamar ini diterjemahkan Lazismu dengan mengadakan program-program tertentu untuk di daerah 3T," jelas Hilman.

Hilman juga mengatakan, program yang dijalankan tidak hanya menyasar pada umat islam, namun juga masyarakat non islam.

"Muhammadiyah berkeinginan membawa wajah Islam sebagai rahmat bagi semesta raya, yang tidak mengotak-kotakan pada agama, suku, dan ras tertentu dalam memberikan bantuan," jelas Hilman.

Melalui program ini,  Muhammadiyah juga berperan untuk mendorong kerukunan antar umat beragama.

Project Manager Ekspedisi Zakat untuk Maluku, Mahli Zainuddin menyampaikan, program ini terselenggara atas kerjasama Lazismu dengan Badan Zakat Nasional (Baznas). Program ini memberikan layanan pengobatan gratis, pembagian sembako hingga sunatan massal. Untuk Ekspedisi periode ketiga ini pulau yang dikunjungi sejak April 2018 adalah Pulau Seram, Pulau Haruku dan Pulau Saparua.

Ekspedisi Zakat ke tiga ini dimulai sejak April 2018 dengan mengunjungi pulau Seram dan Haruku pada Juli 2018 lalu, dan ditutup di pulau Saparua pada 14 September 2018.

"Kegiatan yang diselenggarakan meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, sunat massal, dan juga penyerahan sembako paket merdeka. Selain itu, juga telah dilakukan pemberdayaan nelayan, dan penyerahan solar cell untuk rumah ibadah di Desa Kulur," ungkap Mahli.

Mahli mengatakan Lazismu telah komitmen menjalan program Ekspedisi Zakat di Maluku menggunakan Klinik Apung Muhammadiyah Said Tuhuleley, mengunjungi pulau terpencil di Maluku. Kini program Ekspedisi Zakat memasuki periode ketiga dan akan berakhir. Program ini, kata dia, akan diupayakan untuk terus berlanjut, dan bahkan memperluas cangkupan daerah yang disasar. (adam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *