Senin, 22 Oktober 2018
Home/ Berita/ MDMC Ajak Masyarakat Pelajari Bangunan Ramah Gempa

MDMC Ajak Masyarakat Pelajari Bangunan Ramah Gempa

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL -- Indonesia termasuk negara yang punya risiko tinggi terhadap gempa. Oleh karena itu, masyarakat perlu diedukasi tentang metode pelaksanaan bangunan ramah gempa dalam rangka upaya preventif gempa. 

Yoga Aprianto Harsoyo, akademisi dan praktisi teknik bangunan ramah gempa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyampaikan bahwa perlu adanya sosialisasi tentang elemen kunci untuk perencanaan rumah tahan gempa.

"Kita harus mempunyai lateral yang kuat serta regulasi tentang bencana gempa dengan pembaharuan sesuai dengan kebutuhan zaman," ucapnya pada saat menjadi pembicara dalam agenda diskusi MDMC "Perencanaan Bangunan Ramah Gempa" pada Selasa (17/4) di Gedung E UMY. 

Untuk membuat bangunan kokoh ramah gempa, Yoga menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni mutu bahan yang baik dan mutu pengerjaan yang baik.

"Selain itu, pembuatan sambungan antar komponen juga harus  baik. Komponen seperti pondasi, kolom, hingga atap," paparnya. 

Kemudian As'at Pujianto, akademisi dan praktisi teknik pembesian ramah gempa UMY menambahkan, prinsip dasar dari bangunan ramah gempa adalah membuat seluruh struktur menjadi satu kesatuan sehingga beban dapat ditanggung dan disalurkan secara bersama-sama dan proporsional. 

"Memang dibutuhkan banyak persiapan dan pengerjaan yang baik serta detail untuk membangun rumah ramah gempa ini, walaupun cukup rumit tapi hal itu akan sangat bermanfaat sebagai wujud pencegahan dampak buruk gempa," katanya. (nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *