Kamis, 21 Juni 2018
Home/ Berita/ Menteri LHK Ajak Kolaborasi Muhammadiyah Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menteri LHK Ajak Kolaborasi Muhammadiyah Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya beserta seluruh pejabat Eselon I KLHK dan Penasehat Senior Menteri LHK pada Senin (8/1) bersilaturahim ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Kedatangan Menteri LHK diterima langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, Ketua PP Muhammadiyah Goodwill Zubir, serta Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah Muhjidin Mawardi.

Selain menggelar diskusi, pada kesempatan tersebut juga membahas penguatan kerja sama sebelumnya dan rencana kerjasama bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan kedepan.

"Kami datang dan berharap dapat catatan-catatan dan masukan dari Muhammadiyah, walaupun sebelumnya sudah sering bekerjasama namun kedepan perlu ditingkatkan", jelas Siti Nurbaya. 

Siti Nurbaya juga menganggap penting untuk berkolaborasi dengan civil society seperti Muhammadiyah. "Masukan dan saran-saran akan ditindaklanjuti, dan untuk program kerjasama dibidang perhutanan sosial, pengelolaan sampah dan persoalan lingkungan lainnya yang telah ada dengan Muhammmadiyah akan disempurnakan, untuk menggerakkan pemberdayaan masyarakat serta Muhammadiyah perlu dukungan akses dari pemerintah. Oleh karenanya, penting untuk melakukan kerjasama selanjutnya,” imbuh Siti.

Sementara itu, Haedar Nashir berterima kasih atas kunjungan Menteri LHK dengan rombongan paling lengkap dibandingkan kunjungan serupa lainnya. Dikatakan Haedar, Muhammadiyah adalah lembaga dakwah mitra pemerintah yang bergerak di bidang amar ma’rufnahi munkar.

“Sejak tahun 2000, Muhammadiyah sudah bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan mempunyai Majelis Lingkungan yang konsern mengurusi lingkungan hidup,” jelas Haedar. 

Selain  itu, Muhammadiyah juga ikut melaksanakan program-program pro-lingkungan.

“Kami sudah melakukan pelatihan mubaligh lingkungan, dan sudah beranggotakan 1.000 orang. Selain itu, ada Program Audit Lingkungan Mandiri Muhammadiyah (ALiMM) untuk bangunan ramah lingkungan, serta pengembangan sekolah hijau green school”, lanjut Haedar. 


Kedepan, Muhammadiyah sangat tertarik untuk ikut membantu menjalankan program KLHK, salah satunya program Perhutanan Sosial dan Tora. "Kami sangat optimis dengan kerja sama yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas misalnya program redistribusi lahan", ucap Haedar. 

Muhammadiyah selaku lembaga civil society terbesar di Indonesia dengan ribuan sekolah serta ratusan ribu alumninya, diharapkan Siti Nurbaya dapat memberikan masukan dan saran konstruktif serta aksi nyata di lapangan dalam pengelolaan lingkungan dan kehutanan. Saat ini Muhammadiyah memiliki lebih dari 20.000 Taman Kanak-Kanak dan 68.000 Ha tanah wakaf yang tersebar di seluruh Indonesia. (adam)

Sumber: http://ppid.menlhk.go.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *