Sabtu, 04 Juli 2020

HADIS DOA BERKAH RAJAB DAN SYA'BAN ITU TIDAK SHAHIH/DLAIF

HADIS DOA BERKAH RAJAB DAN SYA'BAN ITU TIDAK SHAHIH/DLAIF

"Dari Anas Radliyallahu 'anhu, Anas berkata:Ketika Nabi saw masuk bulan rajab Nabi saw berdoa:" Ya Allah semoga Engkau anugerahkan berkah kepada kami di bulan rajab dan sya'ban dan antarkan kami ke bulan ramadlan"

Hadis diatas diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman (III:357) dan Fadlailul Awqat (104-105). Ath-Thabrani dalam al-awsath (IV:189), serta Ibnu as-Siniy dalam ‘Amal al-Yawm walllaylah (hlm 399), Ibn Abi ad-Dunya dalam Fadlal ar-Ramadlan (hlm. 24), serta al-Bazzar dalam Musnadnya (I:402) dan Ahmad bin Hanbal dalam Musnadnya (III:70-71). Seluruh periwayatan para ulama diatas merujuk satu sumber yang sama yaitu Zaidah bin Abi ar-Raqqad. Karena hadis di atas diriwayatkan melalui satu jalur nama tersebut yang bersangkutan dinilai “tafarrada bih”,menyendiri dalam periwayatannya.

Para ulama hadis mempersoalkan kredibiltas Zaidah. Al-Bukhari menilainya sebagai “munkarul hadis”, hadisnya tertolak. Karena Zaidah dinilai sebagai munkar, Ibnu Hibban berkata “orang-orang yang tertolak hadisnya meriwayatkan hadis dari orang-orang yang terkenal(tetapi) hadisnya tidak digunakan hujjah dan tidak dikutip kecuali untuk tujuan i’tibar saja. Berkata al-Hakim Abu Ahmad, “Hadis Zaidah tidak berharga”. Simpulannya hadis doa berkah rajab dan sya'ban sebagaimana sering dikrimkan lewat sms itu berkualitas dlaif atau lemah.

Lihat juga Sumber Bacaan: at-Taarikh al-Kabiir (III:433); al-Jarh wat Ta’dil (III:316); al-Majruhiin (I:386); Tahdzib at-Tahdziib (III:130-131).

(Wawan Gunawan Abdul Wahid; Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *